SAMBAS, SeputarSambas.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sambas menggelar pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi tenaga kesehatan dan nonkesehatan pada 21–23 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi serta kesiapsiagaan karyawan dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan di lingkungan rumah sakit.
Pelatihan yang diselenggarakan melalui Diklat RSUD Sambas tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari tenaga kesehatan, tenaga nonkesehatan, hingga jajaran direksi dan manajemen rumah sakit.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi dari tiga narasumber, yakni dr. Dewi Swastikasari, Sp.An-TI, dr. Effendi, Sp.JP, FIHA, dan dr. Restian Rudy Oktavianto, Sp.An-TI.

Materi pelatihan meliputi pengenalan dan identifikasi kondisi yang membutuhkan Bantuan Hidup Dasar, alur pertolongan terhadap korban, serta mekanisme aktivasi sistem Code Blue di rumah sakit. Peserta juga dibekali pengetahuan mengenai teknik BHD, stabilisasi, evakuasi, dan mobilisasi korban.
Selain pembelajaran teori, kegiatan dilengkapi praktik dan simulasi untuk melatih kemampuan peserta dalam memberikan pertolongan awal secara cepat, tepat, aman, dan sesuai prosedur.
Melalui pelatihan tersebut, karyawan diharapkan mampu mengenali tanda-tanda kegawatdaruratan, memahami alur respons yang berlaku, serta memberikan pertolongan awal sesuai kompetensi dan kewenangan masing-masing.

Kesiapsiagaan seluruh unsur rumah sakit menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan kegawatdaruratan yang terkoordinasi. Hal ini juga berkaitan dengan upaya menjaga keselamatan pasien dan seluruh pengguna layanan rumah sakit.
RSUD Sambas melalui Diklat rumah sakit terus mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya mendukung pelayanan kesehatan yang aman dan profesional.
(Sumber: rsudsambas.sambas.go.id. / Red)


Tinggalkan Balasan