JAKARTA, SeputarSambas.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus menunjukkan komitmen kuat dalam memperluas jangkauan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja, khususnya kelompok pekerja rentan.
Komitmen dan strategi daerah tersebut dipaparkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., dalam sesi Wawancara Nasional Jamsostek Award 2026 di hadapan Dewan Juri di Hotel Pullman Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ria Norsan didampingi oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Kalbar, Dra. Linda Purnama, M.Si., serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalbar, Drs. Ahmad Priyono, M.M.
Dalam pemaparannya, Gubernur Ria Norsan menjelaskan bahwa Pemprov Kalbar mengusung tiga pilar utama sebagai landasan kebijakan, yakni komitmen, inovasi, dan keberlanjutan. Ketiga pilar ini menjadi fondasi utama dalam memperkuat pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan agar manfaatnya semakin dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat pekerja di Kalimantan Barat.

Berdasarkan data yang dipaparkan, cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kalimantan Barat telah mencapai 30,15 persen hingga Triwulan III Tahun 2026. Selain itu, sebanyak 80,12 persen aparatur pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di seluruh Kalbar telah resmi memperoleh perlindungan jaminan sosial.
Keberhasilan perluasan kepesertaan ini tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi erat antara Pemprov Kalbar di bawah kepemimpinan Gubernur Ria Norsan bersama BPJS Ketenagakerjaan, Kejaksaan Tinggi, pemerintah kabupaten/kota, serta dukungan sektor dunia usaha.
Sebagai langkah nyata menjaga keberlanjutan program, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa Pemprov Kalbar menetapkan target strategis untuk memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 50.000 pekerja rentan pada Tahun 2027 mendatang melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi.
Melalui komitmen dan inovasi yang terus digulirkan, Gubernur Ria Norsan berharap ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan dapat terwujud secara merata di seluruh wilayah Kalimantan Barat. (Sumber: kalbarprov.go.id / Red)


Tinggalkan Balasan