SAMBAS, SeputarSambas.id – Pemerintah Kabupaten Sambas memperkuat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan perbatasan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), manajemen kewirausahaan, serta penyiapan legalitas usaha.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM dalam Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Darat yang berlangsung di kawasan wisata Camar Bulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi pemerintah daerah bersama Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Sambas, dan BAZNAS dalam mendorong pengembangan potensi ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan.
Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, ST, MT, yang hadir mewakili Bupati Sambas, menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas SDM menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi kawasan perbatasan, khususnya Desa Temajuk.
Dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD) Implementasi Aplikasi Simponi Perbatasan tersebut, turut hadir Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP RI, Irjen Pol. Edfrie R. Maith, S.I.K.
Edfrie menyampaikan bahwa pengembangan ekonomi masyarakat perbatasan perlu didukung melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha. Salah satunya dengan memberikan pelatihan dan fasilitasi sertifikasi bagi UMKM agar mampu memenuhi persyaratan dalam pengembangan usaha.
Sementara itu, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas turut mengambil bagian dengan memberikan materi mengenai manajemen kewirausahaan dan penyiapan legalitas usaha.
Materi tersebut mencakup pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT). Pengetahuan mengenai legalitas usaha diharapkan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat daya saing produk.
Melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, pengembangan potensi ekonomi lokal di Desa Temajuk diharapkan dapat berjalan lebih optimal. Peningkatan kapasitas dan pemenuhan legalitas usaha menjadi bagian penting dalam mendorong UMKM kawasan perbatasan agar semakin mandiri, produktif, dan berdaya saing. (Sumber: diskumindag.sambas.go.id dan sambas.go.id / Red)














